Di Kulonprogo, Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas Jadi Materi Penjaskes

Harianjogja.com, KULONPROGO—Modul pelajaran kesehatan reproduksi (kespro) akan disisipkan di mata pelajaran (mapel) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes).

Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo Sumarsana mengatakan materi kesehatan reproduksi ini merupakan modul yang disusun oleh sejumlah instansi terkait.

“Persiapan mapel ini [kesehatan reproduksi] nantinya akan masuk di internal kurikulum penjaskes dari SD, SMP, SMA dan SMK,” ujar Sumarsana, Rabu (6/8/2014).

Sumarsana memaparkan penyusunan modul ini juga melibatkan Dinas Kesehatan Kulonprogo, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan berbagai pihak yang konsentrasi pada kesehatan reproduksi.

Bidang studi penjaskes dinilai sebagai salah satu mata pelajaran yang tepat untuk menyampaikan materi tersebut. Saat ini modul tersebut masih dalam pembahasan.

“Penjaskes memang memiliki muatan materi tentang kesehatan. Jadi sangatlah tepat bila modul tersebut disisipkan di mata pelajaran tersebut,” jelas Sumarsana.

Persiapan modul ini hampir rampung dan diharapkan dapat segera diberikan di tahun ajaran ini. Materi kesehatan reproduksi ini nantinya akan diberikan satu semester selama dua jam pelajaran. Sementara pemateri, Disdik membuka kesempatan bagi guru pengampu mata pelajaran.

“Kalau guru penjaskes belum mampu, atau belum memahami tentang kespro ini. Maka akan dibantu dari dokter puskesmas. Tapi ke depannya akan kami berikan pelatihan khusus untuk guru-guru ini,” tandas Sumarsana.

Advertisements
By pkbikulonprogo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s