International Youth Day 2014 Menghasilkan Deklarasi Semarang

Semarang (9/9), Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia menggelar pelatihan Mobilisasi dan Penjaringan yang melibatkan 13 Provinsi diantaranya, PKBI Sumatera Utara, PKBI Riau, PKBI Kepulauan Riau, PKBI Sumatera Selatan, PKBI DKI, PKBI Jawa Barat, PKBI Jawa Tengah, PKBI DIY, PKBI Jawa Timur, PKBI Sulawesi Selatan, PKBI Bali, PKBI Papua Barat dan PKBI Papua. Pelatihan ini dengan maksud para CO dan relawan bisa bersatu dengan dipertemukan di Semarang, Jawa Tengah pada Rabu, 3 September hingga Sabtu, 6 September 2014. Pada pertemuan itu PKBI Pusat juga menyelenggarakan International Youth Day yang digelar pada Jum’at, 5 September yang berlokasi di Taman KB dan Balai Kota Semarang. Kegiatan tersebut berisi performance komunitas yang ada di Semarang seperti komunitas Semarangker, Komunitas Seni Tatto, Komunitas Reog, Komunitas Hypnotherapy, Komunitas Jazz Semarang dan masih banyak lagi. Acara IYD dimulai dari pukul 13.00 hingga 17.00 dengan dibuka performance Peer Educator Semarang yang menampilkan dance4life. IYD tahun ini juga membuahkan kesepakatan Nasional yang berasal dari hasil diskusi dan pemikiran remaja perwakilan 5 Provinsi yaitu Prov Bali, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI.

Hasil rembug remaja tersebut itulah yang disebut “Deklarasi Semarang” yang berbunyi :

DEKLARASI SEMARANG:

 

Kami remaja Indonesia merupakan generasi penerus bangsa, menuntut pemerintah untuk memberi perhatian secara serius dengan menjadikan remaja sebagai prioritas dalam agenda pembangunan melalui:

  1. Menyediakan dukungan akses pendidikan dan kesehatan yang merata, berkualitas, dan
  2. Menyediakan fasilitas untuk remaja*mengekspresikan diri dan berkreasi melalui seni, budaya, olahraga dan teknologi.
  3. Mendukung upaya remaja untuk berpartisipasi dalam pembangunan yang menyangkut dirinya dari tingkat desa hingga nasional.

 

Kriteria fasilitas untuk remaja yang kami maksudkan adalah sebagai berikut:

  • Setiap kota, minimal ibukota provinsi memiliki fasilitas tempat yang mudah dan murah bagi remaja untuk berekspresi misalnya dengan pembuatan gelanggang remaja yang dikelola secara serius oleh pemerintah.
  • Gelanggang remaja dapat menjadi tempat remaja berdiskusi, bertukar pikiran dan mendapatkan pendidikan politik.
  • Gelanggang remaja dapat dimanfaatkan untuk berkreasi sesuai dengan minatnya seperti : Pertunjukan music, senirupa, olah raga, dan lain-lain
  • Gelanggang remaja juga menjadi tempat dimana remaja mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan

 

Demikian isi dari deklarasi Semarang yang akan ditujukan kepada pemerintahan baru hasil pemilu legislatif dan pemilu presiden 2014. Semoga dengan adanya keterwakilan suara remaja tersebut menjadikan kualitas pemerintahan yang baik bagi remaja seluruh Indonesia. (Ragil.red)

Advertisements
By pkbikulonprogo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s